Mengetahui apakah Anda menderita flu atau pilek sangatlah penting karena flu lebih mungkin menyebabkan komplikasi serius. Keduanya disebabkan oleh virus, namun gejala dan tingkat keparahannya berbeda. Panduan ini menguraikan cara mengenali setiap penyakit, terutama pada kelompok rentan seperti bayi dan anak kecil.
Gejala Flu pada Orang Dewasa
Flu menyerang dengan cepat dan keras. Berbeda dengan gejala flu yang timbul secara bertahap, gejala flu sering kali terasa tiba-tiba, seperti tertabrak kendaraan. Tanda-tanda umum meliputi:
- Demam tinggi atau menggigil
- Batuk parah
- Sakit tenggorokan
- Hidung berair atau tersumbat
- Kelelahan yang luar biasa
- Nyeri otot
- Sakit kepala
- Muntah dan diare (jarang terjadi pada orang dewasa, namun mungkin terjadi)
Meski tanpa demam, gejala flu masih bisa melemahkan. Orang dewasa mungkin mengalami demam tinggi, tetapi anak-anak cenderung lebih tahan terhadapnya. Suhu 102°F merupakan demam yang signifikan, terutama bagi orang dewasa.
Gejala Flu pada Bayi dan Anak
Anak-anak mengalami gejala flu yang mirip dengan orang dewasa, namun dengan kemungkinan lebih tinggi mengalami muntah dan diare. Bayi yang terkena flu tampak sangat sakit, rewel, dan tidak nyaman.
Tanda Darurat pada Bayi dan Anak: Segera dapatkan bantuan medis jika anak menunjukkan:
- Pernafasan cepat atau sesak
- Bibir atau wajah kebiruan
- Tulang rusuk tenggelam setiap kali bernapas
- Nyeri dada
- Nyeri otot yang parah (penolakan untuk berjalan)
- Dehidrasi (tidak buang air kecil selama 8+ jam, mulut kering, tidak ada air mata)
- Tidak responsif
- Kejang
- Demam lebih dari 104°F yang tidak dapat dikendalikan dengan obat-obatan
- Demam pada bayi dibawah 3 bulan
- Demam atau batuk yang kembali muncul setelah membaik
- Memburuknya kondisi medis yang ada.
Gejala Pilek Biasa
Pilek berkembang secara bertahap, biasanya satu hingga tiga hari setelah terpapar. Gejalanya meliputi:
- Hidung berair atau tersumbat
- Sakit tenggorokan
- Batuk ringan
- Bersin
- Rasa tidak enak badan secara umum
- Badan sedikit pegal atau sakit kepala
- Demam ringan
Perubahan warna lendir (dari bening menjadi kuning atau hijau) merupakan hal yang normal dan belum tentu menunjukkan adanya infeksi bakteri.
Durasi Pilek: Kebanyakan pilek berlangsung antara 4 dan 10 hari, dengan batuk terkadang bertahan selama satu minggu tambahan.
Mengapa Ini Penting
Membedakan pilek dan flu bukan hanya soal kenyamanan; ini tentang mengenali potensi keparahan. Flu dapat menyebabkan bronkitis, pneumonia, atau komplikasi lainnya, sedangkan pilek jarang menyebabkannya. Diagnosis dini memungkinkan pengobatan yang tepat dan mencegah kekhawatiran yang tidak perlu.
Peluang utama: Jika Anda tiba-tiba merasa sakit parah, curigai bahwa Anda terkena flu dan konsultasikan dengan ahli kesehatan.
Sumber Editorial: Everyday Health mengikuti pedoman pengadaan yang ketat untuk memastikan keakuratan. Artikel ini bergantung pada studi peer-review, pakar medis, dan institusi terkemuka seperti CDC, Mayo Clinic, dan March of Dimes.
