Pengertian Suhu Tubuh Rendah: Penyebab, Resiko, dan Kapan Harus Mencari Bantuan

5

Suhu tubuh “normal” yang umum disebutkan yaitu 38,6°F lebih merupakan suhu rata-rata daripada aturan ketat. Suhu individu secara alami berfluktuasi, berkisar antara 37°F hingga 39°F tergantung pada usia, tingkat aktivitas, dan bahkan waktu. Suhu yang sedikit lebih rendah dari rata-rata tidak secara otomatis menimbulkan kekhawatiran, dan penelitian menunjukkan bahwa suhu rata-rata tubuh manusia bahkan mungkin menurun seiring berjalannya waktu—berpotensi menetap di sekitar 97,5°F. Tren ini mungkin terkait dengan peningkatan waktu yang dihabiskan di lingkungan yang dikontrol iklim, atau perubahan tingkat metabolisme secara keseluruhan.

Namun, ketika suhu tubuh turun terlalu rendah—biasanya di bawah 35°F—hal ini dapat menandakan masalah medis yang serius. Hal ini karena suhu yang sangat rendah mengganggu kemampuan tubuh untuk berfungsi, sehingga berdampak pada organ vital seperti jantung dan sistem saraf.

Penyebab Utama Suhu Tubuh Rendah

Beberapa faktor dapat menyebabkan suhu tubuh sangat rendah, termasuk:

  1. Hipotermia: Paparan suhu dingin dalam waktu lama dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menghasilkan dan menahan panas. Bayi dan orang lanjut usia sangat rentan karena termoregulasi yang kurang efisien. Kasus yang parah, seperti terdampar dalam kondisi beku, memerlukan perhatian medis segera. Pencegahannya termasuk berpakaian hangat dan menghindari konsumsi alkohol dalam cuaca dingin, karena alkohol melebarkan pembuluh darah dan mempercepat hilangnya panas.
    Jika Anda mencurigai adanya hipotermia, keluarlah dari udara dingin, lepaskan pakaian basah, bungkus dengan selimut, dan minum minuman hangat. Jangan menggunakan panas langsung.

  2. Hipotiroidisme: Kelenjar tiroid yang kurang aktif dapat mengganggu produksi hormon, menyebabkan suhu tubuh lebih rendah dari normal dan meningkatkan kepekaan terhadap dingin. Jika Anda terus-menerus merasa kedinginan meskipun telah mengenakan pakaian yang sesuai, diskusikan tes tiroid dengan dokter Anda.

  3. Pengobatan: Obat-obatan tertentu, termasuk beberapa antipsikotik, dapat memiliki efek samping menurunkan suhu tubuh. Jika Anda sedang mengonsumsi obat dan merasakan penurunan suhu yang konsisten, konsultasikan dengan dokter Anda.

Cara Mengukur Suhu Secara Akurat

Mendapatkan bacaan yang andal sangatlah penting. Termometer digital lebih disukai. Pembacaan oral dan rektal umumnya paling akurat, sedangkan termometer arteri temporal (dahi) atau ketiak/telinga mungkin kurang tepat.

  • Pastikan termometer bersentuhan penuh dengan kulit.
  • Tahan sampai berbunyi bip.
  • Lakukan beberapa pembacaan untuk memastikan konsistensi.

Kapan Harus Mencari Bantuan Medis

Suhu 37°F biasanya tidak mengkhawatirkan jika Anda merasa sehat. Namun, secara konsisten pembacaan di bawah 37°F, terutama dengan gejala yang menyertainya, memerlukan kunjungan dokter.

Segera hubungi 911 jika Anda atau orang lain mengalami:

  • Menggigil
  • Ucapan tidak jelas
  • Pernafasan lambat atau cepat
  • Denyut nadi lemah atau cepat
  • Mengantuk, kebingungan, atau kehilangan ingatan
  • Hilangnya kesadaran
  • Kulit merah cerah dan dingin (pada bayi)

Intinya

Meskipun suhu tubuh yang sedikit lebih rendah dari rata-rata seringkali tidak berbahaya, penurunan suhu tubuh yang terus-menerus di bawah 35°F dapat mengancam jiwa. Pemantauan yang akurat dan intervensi medis yang cepat sangat penting ketika menghadapi suhu rendah yang berbahaya. Memahami potensi penyebab dan mengetahui kapan harus mencari bantuan dapat membuat perbedaan penting.