Gastroenteritis bukan hanya penyakit perut. Ini adalah peradangan pada selaput lendir yang melapisi lambung dan usus Anda. Penyebabnya berantakan. Anda mungkin berurusan dengan bakteri, virus, atau parasit. Intoleransi makanan bisa memicunya. Antibiotik juga bisa melakukannya. Daftarnya terus berlanjut.
Banyak terapis alternatif menentang untuk segera menekan gejala. Idenya adalah bahwa tubuh perlu mengatasi penyebabnya. Mendukung proses eliminasi. Jangan hentikan.
Bagaimana Homeopati Menargetkan Gastroenteritis
Homeopati beroperasi dengan logika yang berbeda. Ini menggunakan bahan alami dalam dosis sangat encer. Jika Anda memberi orang sehat kekuatan penuh zat tersebut, hal itu akan menimbulkan gejala gastroenteritis. Premisnya sederhana. Obatnya merangsang tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri.
Seorang praktisi tidak akan hanya memberi Anda pil. Mereka akan menanyai Anda. Detail penting. Apakah ada muntah? Seperti apa baunya? Apakah Anda merasa gelisah, atau ingin berbaring diam? Apakah tubuhmu sakit? Apakah kehangatan membantu, atau dingin meringankan rasa sakit?
Berdasarkan petunjuk ini, pengobatannya bersifat individual. Berikut tiga solusi umum.
Arsenicum mungkin bisa menjadi pilihan jika Anda mengalami muntah dan diare. Ini sering dikaitkan dengan air atau makanan yang buruk. Anda mungkin merasa cemas atau gelisah. Haus, tapi hanya seteguk kecil cairan hangat. Rasa sakitnya membara.
Podophyllum berbeda. Ini untuk diare kekuningan yang tidak menimbulkan rasa sakit. Diare seringkali lebih hebat dibandingkan muntah. Kadang-kadang diresepkan untuk anak-anak.
Ipecacuanha cocok dengan profil tertentu. Muntah dan tersedak lebih buruk daripada diare. Muntah tidak menghilangkan rasa mualnya. Anda tidak haus.
Terapi Nutrisi untuk Gastroenteritis
Saat Anda sakit, Anda kehilangan cairan. Anda kehilangan nutrisi. Terapi nutrisi bertujuan untuk menggantikannya. Ini mungkin juga membantu mencegah serangan di masa depan.
Bakteri baik itu penting. Lactobacillus adalah probiotik. Ini membangun “bakteri baik” di usus Anda. Hal ini dapat mengurangi kerentanan terhadap penyerang seperti Escherichia coli. E. coli menyebabkan diare pada pelancong. Beberapa praktisi merekomendasikan untuk mengonsumsi Lactobacillus acidophilus sebelum terbang ke luar negeri.
Pencegahan juga berkaitan dengan keamanan pangan. Jangan pernah makan makanan kaya protein seperti daging, telur, atau krim jika kurang matang. Jangan menyimpannya tanpa lemari es.
Dehidrasi adalah bahaya sebenarnya. Anda kehilangan air dan elektrolit seperti natrium, kalium, dan glukosa. Anda perlu menggantinya. Minumlah air yang dicampur dengan sedikit garam meja dan gula. Jus buah dengan tambahan garam dan gula juga bisa digunakan. Kaldu sayuran tanpa lemak adalah pilihan lainnya. Suplemen mineral dapat membantu.
Sampai gejalanya hilang, hindari bahan iritan. Tidak ada makanan pedas. Tidak ada minyak. Tanpa kafein. Tidak ada lemak hewani, termasuk susu. Mulailah dengan cairan bening dan kaldu. Ketika keadaan membaik, lanjutkan ke diet BRAT. Pisang. Beras. Apel. Roti panggang.
Berikut resep sederhana untuk mengganti cairan: Parut wortel. Masak dalam dua gelas air. Hapus wortel. Garam kaldunya. Minumlah. Jika dehidrasi parah, Anda memerlukan perhatian medis.
Terapi Gastroenteritis Lainnya
Pengobatan alternatif menawarkan beberapa cara lain.
Pengobatan Ayurveda menggunakan terapi herbal, meditasi, dan instruksi diet khusus.
Obat herbal sering kali membutuhkan bawang putih segar dan teh thyme.
Pengobatan tradisional Tiongkok berfokus pada keseimbangan qi dan menyegarkan sirkulasi darah. Praktisi dapat menggunakan akupunktur, akupresur, terapi herbal, dan qigong.
Meditasi membantu mengurangi stres. Lebih sedikit stres berarti lebih sedikit produksi asam lambung. Asam itu mengiritasi perut yang sudah meradang.
Jika ingin menggali lebih dalam, lihatlah pengobatan herbal dan aromaterapi. Tubuh tahu cara menyembuhkan. Terkadang itu hanya membutuhkan dukungan yang tepat.


















